Pengertian Startup, Cara Kerja, dan Rahasia Sukses Startup

startup

Akhir-akhir ini, istilah startup sudah cukup familiar di kalangan pengusaha. Di Indonesia, bisnis startup sudah sangat populer selama beberapa tahun terakhir. Banyak pengusaha muda mulai membangun start-up, dan bahkan banyak diantaranya yang sudah mencapai puncak kesuksesan. 

Lantas, apa itu startup dan bagaimana cara menjalankannya agar bisa mencapai puncak kesuksesan? Daripada penasaran, simak penjelasannya berikut!

Apa Pengertian Startup?

“A startup is a company designed to grow fast”.

Startup adalah perusahaan rintisan yang didirikan oleh satu atau lebih pengusaha untuk menciptakan produk yang unik dan tidak tergantikan. Bisnis ini bertujuan untuk membawa inovasi dan membangun ide dengan cepat. 

Sedangkan menurut Eric Ries, penulis buku best-seller Lean Startup, mendefinisikan startup sebagai: “A structure designed to create a new product or service under conditions of extreme uncertainty “

Bagaimana Cara Kerja Startup?

Pada dasarnya, startup bekerja sebagaimana perusahaan lain. Para pekerja bekerja sama untuk menciptakan sebuah produk. Namun, yang menjadi pembedanya adalah bagaimana cara start-up melakukannya. 

Perusahaan pada umumnya seringkali melakukan hal berulang secara terus-menerus. Misalnya, pemilik rumah makan bisa mewaralabakan restoran miliknya, dengan begitu orang lain bisa berbisnis makanan hanya dengan mengikuti, baik itu resep, jenis masakan, konsep tempat, dan lain sebagainya dari bisnis yang sudah ada sebelumnya. 

Sedangkan pada bisnis start up, perusahaan akan berusaha untuk menciptakan sesuatu yang baru atau yang belum ada sebelumnya. Inilah tantangan yang harus dihadapi oleh sebuah perusahaan rintisan: berusaha menemukan proses dan model bisnisnya sendiri untuk stabil dan tumbuh dengan cepat, meski seringkali harus mengorbankan profitabilitas jangka pendek. 

Sebagai contoh, di Indonesia ada Ruangguru, perusahaan teknologi yang terfokus pada layanan berbasis pendidikan. Ini merupakan inovasi yang belum ada sebelumnya, sehingga menjadi satu-satunya yang belum tertandingi hingga saat ini. 

Apa Hubungan Startup dengan Teknologi?

Startup dan teknologi menjadi dua hal yang sering dibicarakan secara bergantian. Memang, sebagian besar perusahaan startup sangat mengandalkan teknologi, begitupun perusahaan lainnya. 

Ketika membicarakan tentang “tech startup”, yang dimaksud sebenarnya yaitu teknologi era informasi (software, algoritma, internet). Bahkan, perusahaan “normal” yang bukan merupakan start up pun saat ini juga mulai menggunakan teknologi di setiap kegiatan bisnisnya. Sehingga, bisa dikatakan bahwa setiap perusahaan adalah tech company, atau setidaknya memberikan sentuhan teknologi untuk mengikuti perkembangan jaman. 

Dari penjelasan di atas, dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa teknologi bukan merupakan syarat utama berdirinya sebuah start up. Meskipun inovatif, start up tidak selalu mengembangkan teknologinya sendiri. Inovasi start up bisa ditemukan di hal lain, misalnya di bagian pendekatan pemasaran atau proses pengembangan produk

Apa yang Harus Dilakukan agar Startup Sukses?

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar sebuah start-up mampu mencapai tujuan bisnisnya. Menurut Forbes, berikut merupakan karakter yang harus ada dalam start up jika ingin berkembang dan sukses: 

1. Memastikan Produk/Layanan yang Dibuat Merupakan Sesuatu yang Memang Dibutuhkan oleh Pasar

2. Pengusaha Tidak Boleh Mengabaikan Apapun 

Dikatakan bahwa, pengusaha yang sukses adalah pengusaha yang memahami bahwa mereka seharusnya bekerja pada bisnisnya, bukan dalam bisnisnya. Terjebak dalam hal-hal yang berhubungan dengan email dan presentasi hanya akan mengganggu pengusaha dalam mencapai tujuan bisnis. 

3. Perusahaan Mengalami Pertumbuhan dengan Cepat

Ini merupakan hal yang didambakan oleh para pengusaha, dibutuhkan investor, dan diingkan pasar. Pertumbuhan merupakan tanda bahwa bisnis memiliki ide yang bagus. 

4. Memiliki Tim yang Mampu Menempatkan Diri dengan Baik

Setiap perusahaan didukung oleh sekelompok orang, semakin fleksibel tim yang ada di situ, maka semakin besar juga peluang start-up untuk berhasil.

Kesimpulan: Jika perusahaan start-up yang Anda bangun mampu bertahan lama, Anda beruntung. Itu artinya, Anda sudah berhasil melakukan sesuatu yang 90% start-up baru lainnya tidak bisa lakukan.

 

Demikian pembahasan seputar startup yang dapat Klik Bisnis Digital sampaikan. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *